Tips merawat PC Desktop

Selasa, 10 Januari 2012

Komputer saat ini bukan lagi merupakan kebutuhan barang mewah, tetapi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Bayangkan saja ketika listrik padam, semua karyawan pada bingung harus berbuat apa karena semua harus dilakukan dengan menggunakan komputer, jadi komputer merupakan sarana kerja yang sangat dibutuhkan saat ini dan saat mendatang.
Sebegitu pentingnya komputer untuk membantu pekerjaan kita sehingga posting kali ini saya mencoba memberikan tips agar merawat pc (personal computer) bisa lebih panjang umurnya.

Tips Perawatan Hardware
- Penempatan Casing tidak berada di depan pemakai komputer untuk menghindari kaki si pemakai komputer (jika tidak memiliki meja khusus komputer)
- Bagi anda yang sering boangkar pasang casing, memori, harddisk, prosesor dan lain-lain yang berada di dalam CPU, agar selalu memasang kabel-kabel penghubung antar dvice dengan benar dan terpasang dengan baik.
- Baut-baut pengancing card-card agar dipasang dan dikencangkan, ini sangat berpengaruh terhadap kerusakan pada card-card yang terpasang apabila baut-baut pengancing card tidak terpasang atau tidak dikencangkan.
- Baut untuk mengancing hard disk agar dipasang lengkap untuk menghindari getaran yang berlebihan pada hard disk karena hard disk merupakan salah satu komponen komputer yang sangat sensitif terhadap getaran.
-Bersihkan Bagian dalam casing (CPU) dari debu kurang lebih 3 bulan sekali
- Apabila anda adalah pengguna komputer insidentil atau tidak setiap hari atau kadang-kadang saja, maka sebaiknya anda meluangkan waktu sedikit untuk menghidupkan komputer anda sekitar 15 menit agar tidak terjadinya kelembaban berlebihan di dalam CPU sehingga suatu saat nanti digunakan komputer tersebut tidak terjadi hubungan pendek (korslet).

Tips perawatan software
berikut tips-tips untuk merawat software
- Lakukan defrag setiap akhir pekan, agar semua program dan data tersimpan dengan baik
- Install anti virus yang selalu di update agar terhindar dari virus yang mengganggu aktifitas kita dalam menggunakan komputer
- Bila sering menyewa Warnet untuk mendapatkan informasi dari internet sebaiknya anda lebih waspada terhadap virus karena virus lebih banyak beredar melalui jarul internet, apalagi warnet merupakan tempat umum yang bisa dipakai oleh siapa saja yang berpotensi menyebarkan virus.
- Shutdown komputer secara benar apabila anda tidak menggunakan komputer lagi.

Begitulah sedikit tips dari saya untuk merawat pc kita dirumah agar selalu bsia menemani kita dalam bekerja. Tips ini berdasarkan pengalaman saya dalam merawat pc saya sejak tahun 1988.
Semoga tips-tips yang saya sajikan disini bisa bermanfaat bagi pengunjung blog Belajar Ilmu Komputer.

Selamat berjelajah

Mengembalikan Folder Options Hilang

Komputer yang anda gunakan setiap hari mungkin pernah mengalami hal seperti File hilang, ada nama file tapi isi filenya tidak ada, regedit hilang atau juga folder options hilang.

Semua kejadian di atas bisa jadi disebabkan oleh virus yang sudah menyerang komputer anda, apabila anda mengalami masalah seperti di atas, maka kemungkinan komputer anda terindikasi terserang oleh virus (bila tidak dengan sengaja disembunyikan oleh admin).
Tidak semua permasalahan di atas yang saya uraikan disini tetapi hanya Folder Options hilang.

Sebenarnya Folder Options yang ada pada menu Tools - Windows Explorer tidak pernah hilang namun kenyataannya memang tidak ada atau tidak kelihatan saja karena ulah virus yang mengubah value data pada regedit yang pada keadaan defaultnya 0 menjadi 1.

Untuk mengembalikan Folder Options yang hilang tersebut, tentu kita harus mengembalikan value data NoFolderOptions dalam regedit pada keadaan semula (default). Nah untuk itu maka ikuti langkah-langkah berikut :

Langkah 1
Bersihkan virus pada komputer anda dengan antivirus yang tidak bervirus

setelah komputer anda bersih dari virus ikuti langka 2

Langkah 2
masuk regedit dengan cara klik start - run dan ketik regedit
akhiri dengan tekan Enter selanjutnya tekan pada keyboard Ctrl-F atau dari menu klik Edit - Find
maka akan muncul tabel pencarian/find berikut :


Langkah 3

ketikkan kata yang akan dicari yaitu NoFolderOptions (bisa diketik dengan hurus kecil semua) pada Find What dan klik Find Next cari data sampai menemukan data seperti berikut :


Langkah 4

Klik kanan pada NoFolderOptions dan pilih Modify kemudian ganti value data 1 menjadi 0 dan tekan OK sehingga datanya akan berubah menjadi seperti gambar berikut :




Langkah 5

Tutup regedit dan coba jalankan Windows Explorer, bila belum muncul juga Folder Options maka restart komputer anda dan coba sekali lagi buka Folder Options pada Windows Explorer.

Mengembalikan Task Manager Windows

Seperti halnya mengembalikan atau menampilkan Folder Options yang hilang, atau Run begitu juga dengan Task Manager yang tidak bisa ditampilkan karena sengaja disembunyikan oleh admin komputer maupun karena serangan virus.
Bila komputer anda mengalami masalah Task Manager tidak bisa di ampilkan dan pada saat anda menekan CTRL + ALT + DEL (tanpa plus) muncul pesan seperti berikut



sudah tentu bahwa DWORD value dalam regedit yang bernilai 0 (nol) sudah di ubah menjadi 1 (satu), nah untuk mengembalikannya ikuti langkah-langkah atau tips dari belajar ilmu komputer berikut :

Langkah pertama

Ini dilakukan dengan asusmi bahwa komputer anda sudah terbebas dari virus (lakukan pembersihan virus pada komputer anda terlebih dahulu)
Masuk regedit dengan cara ketik regedit pada run menu, caranya klik start - run kemudian ketik regedit dan tekan Enter atau klik OK

Langkah kedua

Klik menu Edit kemudian pilih Find dan ketikkan kata DisableTaskMgr (penulisan tidak tegantung huruf kecil/besar) kemudian klik Find Next hingga menemukan data seperti berikut

bila sudah menemukan data seperti di atas maka ikuti langkah berikut ini

Langkah ketiga

Mengubah Value data DisableTaskMgr dengan cara double klik pada kata DisableTaskMgr dan ubah angka 1 (satu) menjadi 0 (nol) dan tekan ENTER atau klik OK dengan maksud agar Task Manager di enable kan

Langkah keempat

Tutup regedit dan coba tekan CTRL + ALT+ DEL (tanpa plus ya..)

Meski artikelnya singkat namun blog belajar ilmu komputer mengharapkan agar tips ini dapat membantu para pengunjung setia blog BIK Pemula.

Daftar VGA untuk PC game

ujung tombak sebuah PC dalam menjalankan game adalah VGA card. selain itu baru processor dan RAM system. untuk itulah sebelum menginstal sebuah game, ada baiknya anda men-cek kompatibilitas PC anda dengan game tsb.
biasanya dalam readme atau review sebuah PC game ada keterangan minimum requirement vga graphic card yang digunakan harus memenuhi directX 9.0 misalnya,  maka kita harus tahu apakah graphic card (VGA) kita kompatibel dengan directX tsb.
berikut ini saya sertakan daftar beberapa VGA chipset yang sudah umum  beserta DirectX yang didukungnya.  ingat bahwa VGA dengan DirectX yang mempunyai versi paling tinggi / terbaru kompatibel dengan DirectX versi lama.
DirectX 10 Chipsets
chipset ini dajamin lancar dalam memainkan game-game terbaru sekalipun.
semua fiturnya akan muncul bila dipadukan dengan Windows Vista.
pada dasarnya DirectX 10 didesain khusus untuk digunakan pada Windows Vista.

Penyebab kerusakan laptop display blank atau black screen

Salah satu kerusakan laptop yang sering muncul adalah “black screen”, layar gelap, layar mati, atau “blank display “. mungkin anda yang memiliki laptop pernah mengalami hal seperti itu, termasuk saya sendiri. kemarin laptop Vaio VGN NR31Z saya juga mengalami kerusakan “black screen” yaitu saat dinyalakan laptop tidak menayangkan gambar sama sekali di display walaupun lampu LED hardisk menyala dan kipas prosesor aktif. akhirnya laptop itu saya kirim ke tempat service, tapi saya masih punya laptop 1 lagi yaitu tipe Optima Centoris G20 yang masih normal, walaupun laptopnya jadul tapi yang penting bisa buat online, he he he…
Anda bisa membaca posting saya yang berkait dengan laptop Optima Centoris G200 saya tersebut dengan klik DISINI.
lalu apakah yang menjadi penyebab “black screen” pada laptop?
setelah itu saya mencoba mencari tahu sebab-sebabnya melalui internet, dari yang saya ketahui penyebabnya sebagian besar oleh cacat/defect pada chipset VGA (GPU) dan kerusakan panel Display (LCD). secara umum ada beberapa sebab, mungkin salah satunya ada dibawah ini:
1.Panel Display rusak
untuk memastikan bahwa Panel Display rusak, maka cobalah hubungkan laptop dengan layar eksternal. ubah mode layar melalui keyboard laptop dari mode layar internal ke mode layar eksternal. jika layar eksternal berhasil menayangkan display maka bisa dipastikan kerusakan ada di panel display internal. layar eksternal bisa berupa monitor CRT jika output berupa monitor (VGA) port, atau HDTV jika output berupa HDMI. kerusakan di panel display ada beberapa yaitu diantaranya: kerusakan di inverter, kabel fleksibel, dan LCD. kalau ada gambar tipis seperti bayangan di LCD, maka kemungkinan yang rusak adalah lampu LCD (CCFL), atau kabel fleksibelnya.
2.kerusakan pada VGA
kerusakan chipset VGA umumnya dialami oleh VGA laptop yang dedicated semisal dari nVidia atau Ati. kerusakan VGA dari Chipset integrated misal VGA Intel sangat jarang terjadi, kerusakan VGA yang terjadi berbandingannya sekitar 10 dedicated berbanding 1 integrated. yang sering terkena pada bagian VGA adalah soket chipset, memori RAM VGA dan chipset GPU nya.
beberapa seri laptop yang sering terkena black screen :
seri HP TX1000, seri Sony Vaio VGN, dan seri lainnya yang kebanyakan memakai nVidia seri 8400 dan 8600. nVidia seri GeForce 8400 dan GeForce 8600 keluaran sekitar tahun 2008 an terkenal paling sering rusak setelah digunakan antara 2 sampai 4 tahun, hal ini memang karena ada kesalahan produksi. tetapi nVidia sudah memperbaikinya untuk produk-produknya yang baru.
posting tentang kerusakan laptop HP TX1000 bisa anda baca dengan klik DISINI.
Solusi kerusakan/ perbaikan
untuk kerusakan pada panel LCD: bawa laptop anda ke tempat service untuk diketahui bagian mana di panel LCD laptop anda yang mengalami kerusakan sehingga bisa diperbaiki atau diganti komponennya.
untuk kerusakan pada VGA:
solusi termurah: chipset di Reflow (di blower dengan hot gun) akan tetapi kerusakan akan timbul lagi dengan mudah hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja.
Reball: mengganti bola-bola pin di bawah dudukan chipset, sehingga sambungan yang jelek bisa diperbaiki lagi.
bola-bola pin yang terbuat dari lead free soldering (bebas timbal) lebih mudah rusak karena perubahan suhu bila dibandingkan dengan menggunakan menggunakan bahan leaded soldering.
itulah mengapa setelah beberapa waktu banyak VGA dari nVidia menjadi rusak dengan gejala Artifak dan black screen.
jika chipset sudah mengalami kerusakan parah bisa diganti dengan chipset yang baru, itupun jika chipsetnya tersedia.
solusi lain adalah dengan mengganti Motherboard, sayangnya solusi ini adalah solusi yang memakan biaya paling mahal yaitu antara 1 sampai 2 juta-an.
jangan gegabah untuk mengganti motherboard jika persoalan laptop anda hanya “no display”/ blank display/ black screen, karena selain mahal juga masih ada alternatif solusi lain yaitu dengan reball chipset.
tarif reball chipset berkisar antara 500 sampai 700an ribu Rupiah, di kota-kota besar di Indonesia sekarang sudah banyak tempat servis laptop/notebook yang melayani jasa reflow dan reball chipset. mereka umumnya mempunyai alat BGA Rework Station, jadi anda tak perlu khawatir jika ternyata lapptop anda mengalami persoalan tersebut.

Membuat surround home theatre untuk komputer atau laptop

Bagi anda yang punya komputer atau laptop dengan kualitas suara biasa saja, pasti kurang puas saat digunakan untuk menonton film, memainkan lagu, atau saat bermain game. untuk itu banyak pengguna kompter kemudian mencoba menaikkan kualitas suara kelauaran komputer atau laptop, salah satunya dengan menambah speaker aktif. saat ini banyak orang yang lebih menyukai menggunakan speaker aktif untuk komputer atau laptop, umumnya sistem sederhana 2.1 channel dengan merk Polytron, Simbadda, Altec Lansing, Genius, Edifier, dll. tata suara 2.1 channel mempunyai  arti: menggunakan 2 speaker satelit ditambah 1 spekaer subwoofer. seperti contoh pada foto di bawah ini:

image: Edifier C2 plus
sistem speaker aktif 2.1 memang tidak buruk, akan tetapi masih tidak bisa menampilkan image suara surround yang biasanya dibutuhkan untuk mengeluarkan efek-efek suara 3 dimensi saat menonton film atau bermain game. sistem tersebut masih bisa diupgrade dengan mengubahnya menjadi surround home theatre 4.1 (4 speaker satelit ditambah 1 speaker subwoofer).
semua yang saya bahas disini adalah Home Theatre system analog sederhana dan bukan digital. salah satu ciri khas sistem analog adalah selalu menggunakan input sumber double channel (stereo L dan R).
saya mencoba membahas Home Theatre yang sederhana dan mudah dibuat, bukan system delay yang relatif lebih rumit dan sulit dibuat. metode yang sangat saya sarankan ini termasuk mudah dibuat sendiri: home theatre ini merupakan modifikasi dari simple “Hafler” Surround-Sound Matrix (Home Theatre 4.0 channel dan tanpa decoder). modifikasi ada pada penambahan subwoofer channel dan komponen tambahan berupa elco dan resitor untuk speaker surround belakang. rangkaian dan konfigurasi dapat dilihat dalam skema berikut ini:
klik untuk memperbesar gambar (di tab baru)
speaker-speaker yang digunakan:
subwoofer untuk deep bass,  full range speaker (untuk surround rear speaker),  full range speaker (untuk front speaker). gunakanlah speaker subwoofer (bukan speaker woofer) untuk channel subwoofer dan speaker full range untuk speaker satelit. speaker full range bisa juga diganti dengan kombinasi speaker tweeter dan woofer.
salah satu contoh foto speaker subwoofer:

image: wikipedia
salah satu contoh foto speaker full range:
image: europe-audio
khusus untuk bagian subwoofer filter, amplifier subwoofer, dan box subwoofer, silakan baca posting saya yang berjudul “membuat box speaker subwoofer desain sendiri” dengan klik DISINI.
Polaritas speaker
polaritas speaker sangat penting dalam Home theatre system, karena berkaitan dengan fase frekuensi suara yang dihasilkan speaker. berhatikan bahwa ground selalu dihubungkan dengan kutub negatif speaker, kecuali untuk speaker belakang (surround rear speaker) karena ada rangkaian khusus disana.
Penempatan Speaker dalam ruangan yang disarankan bisa dilihat dalam gambar dibawah ini:

Home Theatre ini masih perlu disetting untuk kalibrasi nada lewat tone control di power amplifier speaker satelit, juga kalibrasi volume subwoofer, dan kalibrasi frekuensi subwoofer, agar terjadi keseimbangan dalam semua channel speaker.  Home Theatre ini bisa juga digunakan untuk perangkat audio lainnya seperti: Netbook, tablet PC, Ipad, Ipod, DVD player, MP4 player, MP3 player, FM stereo receiver, Walkman, stereo TV, Smartphone, Handphone, dll.

Bersih-bersih Windows dengan antivirus update terbaru

Menjelang tahun baru 2012 ini,  saya akan cerita tentang pengalaman pribadi yaitu:  “menendang” virus yang cukup dianggap ganas, bahkan untuk skala Internasional. beberapa hari yang lalu, Windows XP di laptop saya terserang virus Sality. virus yang sempat bikin saya “sibuk”. virus itu menular dari hard disk eksternal saya, sedangkan Hard disk saya tersebut menyimpan virus saat saya gunakan di salah satu warnet. warnet memang salah satu tempat penyebaran virus yang umum di Indonesia, selain dari itu tempat lainnya yaitu: rental komputer atau bisa juga dari flash disk teman atau saudara. serangan virus kali ini cukup merepotkan bagi saya, hampir semingguan saya berkutat untuk menyingkirkan virus ini. padahal biasanya kalau laptop saya diserang virus, saya cukup booting lewat safe mode dan membersihkan lewat anti virus.
tetapi kali ini berbeda, virus yang saya hadapi adalah virus-virus yang cukup merepotkan, saya mencoba dari beberapa anti virus, mulai dari Avira, SmadAV, Salitykiller, Norman Malware Cleaner, AVG dll. sebelumnya saya memang malas mengaktifkan fitur active guard Avira dan SmadAV, padahal kedua Antivirus itu terinstall di laptop saya.
Sality remover; jika anda terkena virus Sality, saran saya gunakan terlebih dahulu software salitykiller dari Kaspersky, yang terbaru kalau tidak salah versi 1.3.6.0
setelah itu lanjutkan dengan menggunakan AVG Anti Virus versi terbaru,  scan seluruh sistem dan partisi, termasuk eksternal removable USB disk. sebelum mengistall AVG maka uninstall dulu antivirus yang berpotensi konflik misal: Avira antivirus, kalau SmadAV tidak perlu di uninstall.
apa dampak yang ditimbulkan dari virus Sality?
dampaknya yaitu terkuncinya task manager, tidak bisa menjalankan safe mode, windows explorer crash setelah digunakan beberapa waktu dan beberapa program software tidak bisa di gunakan. ternyata setelah saya scan semua dengan AVG, Virus yang lain ikut muncul juga. setelah scanning seluruh system di Windows XP laptop saya dengan AVG update terbaru, muncul ribuan file yang terinfeksi virus dan trojan dengan jenisnya yaitu:

  1. Virus Win32/Zbot.G
  2. Virus VBS/Generic
  3. Virus Win32/Alman
  4. Virus Win32/Sality
  5. Virus Win32/CryptExe.A
  6. virus Win32/Parite
  7. Trojan horse Dropper.Agent.DNR
  8. Trojan horse Generic4.KVY
  9. Trojan horse Generic20.SUG
  10. Trojan horse downloader.agent2.VAC

syukurlah semua file yang terinfeksi virus sudah dinetralkan dengan AVG. sisanya yang membandel dipindahkan ke virus vault. AVG 2011 yang saya gunakan versi 10.0.1321 dengan Virus database 1500/3540.
berikut saya ungkapkan ciri-ciri komputer/laptop yang terkena virus, trojan, dan malware: (menurut pengalaman saya pribadi)
  1.  CPU load lebih dari 30 persen secara terus menerus, padahal komputer dalam keadaan idle.
  2. kipas laptop menyala terus menerus (kecepatan sedang atau tinggi) bahkan beberapa saat setelah komputer dinyalakan.
  3. indikator hard disk sibuk terus (berkedip-kedip) padahal kita tidak sedang mengakses apapun, menandakan ada aktivitas background yang sedang bekerja, bisa jadi virus atau trojan.
  4. laptop/komputer jadi lebih cepat panas karena prosesor dan hard disk dipaksa bekerja secara terus menerus.

setelah bersih dari virus, laptop saya restart dan ketika booting laptop saya jadi lebih hening.
30 menitan dari sejak dihidupkan kipas prosesor masih tetap diam, dimana saat itu saya sedang browsing dengan membuka Opera, Firefox dan 3 aplikasi di background, dan itu hanya 2 sampai 6 persen saja dari CPU load.
laptop saya masih menggunakan prosesor jadul yaitu Intel Pentium M 1500 MHz, dan itu termasuk low end proccessor. Operating sistem yang digunakan di laptop saya yaitu: Windows XP SP2 kustomisasi sendiri dari aslinya, sehingga tampilannya mirip-mirip Windows 7.